RESUME PERANGKAT JARINGAN KOMPUTER REPEATER, BRIDGE, dan NETWORK INTERFACE CARD (NIC)
Nama : Riana
Dwiyanti
Nim : 12180650
Kelas : 12.4D.04
Mata Kuliah :
Jaringan Komputer (Pak Djajat)
Tugas Pertemuan 3
RESUME PERANGKAT JARINGAN
KOMPUTER REPEATER, BRIDGE, dan NETWORK INTERFACE CARD (NIC)
Mungkin Kalian sudah sering
dengar istilah Repeater, Bridge, dan Network Interface Card (NIC) ya teman. Nah
berikut penjelasannya…
1.
REPEATER
Repeater
adalah alat yang berfungsi untuk memperkuat sinyal di dalam jaringan computer.
Karakteristik
berupa:
-
Mempunyai
kelemahan tidak dapat melakukan filter traffic jaringan.
-
Data yang masuk
ke port repeater akan tersebar ke segmen-segmen jaringan LAN tanpa
memperhitungkan apakah data dibutuhkan atau tidak.
Cara
kerjanya:
-
Repeater pada
umumnya diletakkan disuatu tempat ketinggian, antenanyapun ditinggikan lagi
yang biasanya diletakkan diatas tower sehingga jangkauan pancaran akan lebih
jauh. Semakin tinggi letaknya maka akan lebih jauh pula daya jelajahnya.
Seringnya repeater diletakkan disuatu lokasi yang tinggi misalnya di puncak
gunung, atau bukit, antenya pun di instalasikan ditower cukup tinggi.
Memperkirakan jarak jangkau repeater secara sangat sederhana adalah dengan
melihat area dari lokasi tersebut dengan mata kita, bila yang terlihat sangat
luas, maka hamper dapat dipastikan sejauh mata kita memandang, sampai sanalah
area yang dapat discover oleh repeater itu, (Line Of Sight) Mengingat
keterbatasan daya pandang dapat saja coveragenya lebih jauh dari pandangan
kita. Performance sebuah repeater dipengaruhi pula oleh daya pancar repeater,
sensitivitas, serta sel ektivitas dari repeater itu sendiri. Untuk meningkatkan
kekuatan pancaran, selain meletakkan repeater pada tempat yang tinggi, maka
digunakan pula antenna dengan penguatan yang besar.
2.
BRIDGE
Bridge
adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk memecah jaringan yang besar.
Bridge bekerja pada layer data-link dari model OSI. Bridge bekerja dengan
mengenali alamat MAC asal yang mentransmisi data ke jaringan dan secara
otomatis membangun sebuah tabel internal. Tabel ini berfungsi untuk menentukan
ke segmen mana paket akan di route dan menyediakan kemampuan filtering.
Karalteristik
berupa:
-
Bridge dapat
mengontrol broadcast pada jaringan yang terkoneksi melalui dirinya.
-
Seperti halnya
fungsi switch, Bridge juga dapat mempelajari paket frame yang diterima dan
alamat MAC tujuan untuk melakukan transmisi data atau paket.
-
Bridge dapat
membantu membuat segmen jaringan luas menjadi lebih kecil agar mudah di
monitor.
-
Bridge juga
dapat melakukan routing.
Cara
kerjanya:
-
Bridge juga
dikenal sebagai switch layer 2, dari pengertiannya bridge adalah perangkat
keras yang digunakan untuk membuat koneksi antara dua jaringan computer terpisah
atau untuk membagi satu jaringan menjadi dua. Kedua jaringan computer ini
biasanya menggunakan protocol yang sama, contohnya Ethernet. Fungsi Bridge ini
tidak terbatas pada personal computer (PC), Printer, Router, Switch dan Hub.
Perangkat yang terhubung kejaringan melalui kartu adapter Ethernet memiliki apa
yang dikenal sebagai alamat Media Acces Control (MAC), juga disebut alamat
fisik dari perangkat keras. Inilah yang secara unik mengidentifikasi perangkat
untuk alamat yang kemudian dapat menentukan mana jaringan perangkat sedang
terhubung.
Fungsi Bridge terutama untuk meneruskan data
berdasarkan alamat MAC dari perangkat pengirim dan penerima. Operasi ini
membantu untuk menghilangkan apa yang dikenal sebagai collison domain. Salah
satu cara untuk mendefinisikan sebuah collision domain adalah jaringan dimana
satu perangkat juga disebut simpil, yang memaksa alat lain untuk menerima
ketika sedang mengirim paket data.
3.
NETWORK
INTERFACE CARD (NIC)
NIC adalah
singkatan dari Network Interface Card yaitu sebuah kartu yang fungsinya sebagai
jembatan dari computer ke sebuah jaringan computer. Cara kerja NIC adalah untuk
mengubah aliran data parallel dalam bus computer menjadi bentuk data serial
sehingga dapat di transmisikan di atas media jaringan.
Fungsi NIC
diantaranya:
-
Sebagai media
yang mengirimkan data ke computer yang lain di dalam jaringan.
-
Mengontrol data
flow di antara computer dan system kabel.
-
Sebagai penerima
data yang dikirim dari komputer/PC lain lewat kabel dan menerjemahkannya ke
dalam bit yang bisa di mengerti oleh computer.
OK… sekian dulu pembahasannya yaa teman,, Stay
enjoy buat yang baca ..
Komentar
Posting Komentar